Fasilitas Umum “Dimakan”, Walikota Berang

Fasilitas umum
Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo berang, Rabu (4/5) Fasilitas umum yang diperuntukkan bagi publik justru “dimakan” oleh pedagang dan kendaraan.

Kondisi Saat Ini

Kondisi ini terjadi di Simpang Kinol, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat. Rabu menjelang siang itu, Walikota yang akan menuju kawasan Pondok tiba-tiba berhenti setelah melihat dua kendaraan parkir hingga ke tengah jalan di Simpang Kinol.

Sehingga kawasan tersebut menjadi macet.
Walikota keluar dari kendaraan dinas BA 1 A untuk kemudian menghampiri petugas parkir di depan gerai seluler “Sinar Telekomunikasi”. Walikota pun bertanya kepada petugas parkir, “Siapa yang punya kendaraan ini?” tanyanya.

Petugas parkir kemudian menjawab kalau kendaraan yang sedang terparkir itu milik tamu gerai seluler tersebut. “Tamu yang di sini punya Pak,” kata petugas parkir sambil menunjuk ke dalam gerai seluler tersebut.

Walikota lantas meminta petugas parkir untuk memanggil tamu gerai seluler tersebut dan memindahkan kendaraannya. Tak berselang lama, pemilik kendaraan keluar dari gerai dan memindahkan kendaraannya.
Walikota sempat menanyakan kepada petugas parkir tentang batas parkir bagi kendaraan di persimpangan tersebut.

Petugas menjawab kalau batas parkir kendaraan di sana hanya satu kendaraan dari depan gerai seluler itu. “Lalu kenapa kendaraan parkir bisa hingga ke tengah jalan?” tanya Walikota lagi. Petugas parkir pun diam tanpa bisa menjawab.

Tidak hanya melihat kondisi parkir yang memakan badan jalan, Walikota juga mendapati trotoar yang “hilang” akibat “dimakan” pedagang. Gerai seluler menggunakan trotoar untuk berdagang, termasuk pedagang lain yang berjualan di seberang gerai seluler itu. Walikota mendapati cukup banyak pedagang di lokasi itu yang sengaja menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan. Sehingga hak pejalan kaki terampas oleh pedagang.

Walikota menemui masing-masing pedagang dan mengingatkan agar segera memindahkan gerobak dan kursi yang telah “memakan” trotoar. “Segera dipindahkan ya Pak,” tutur Walikota kepada pedagang.

Sementara itu, sejumlah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang yang tiba di lokasi kemudian mengamankan lapak pedagang tak bertuan yang berada di pinggir jalan Simpang Kinol itu. Lapak pedagang dibawa ke atas kendaraan truk milik Satpol PP.

Pemerintah Kota Padang tidak melarang pedagang untuk berjualan. Akan tetapi untuk berjualan, pedagang mesti memerhatikan estetika dan aturan yang ada. “Di sini hak publik digunakan untuk pribadi. Ada trotoar dihambat, itu tak boleh. Hak publik diberikan kepada publik,” sebut Walikota Padang.

Simpang Kinol merupakan lokasi Fasilitas umum kuliner yang sudah sejak lama dikenal. Walikota mengatakan bahwa pihaknya mendukung kuliner malam di kawasan tersebut. “Akan tetapi berdagang dimulai pada jam lima sore, kemudian ditata dengan baik. Boleh berdagang, tetapi ada aturannya,” sebutnya.

Terkait kondisi parkir kendaraan yang seenaknya, Walikota mengimbau kepada seluruh petugas parkir untuk menertibkan parkir di Simpang Kinol. Jalan yang telah diaspal “rancak” tidak digunakan sebagai tempat parkir yang berlapis demi keuntungan pribadi.

Walikota juga menugaskan Lurah Kampung Pondok untuk menyurati setiap pedagang dan tukang parkir agar menertibkan  Fasilitas umum tersebut sehingga hak publik tidak “dimakan” pedagang dan segelintir orang

Kecelakaan Maut di Talang Kabupaten Solok Satu Tewas dan Tiga Luka

Kecelakaan Maut
PADANGPOS(SOLOK)- Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera Solok Padang, tepatnya di kelok beringin, samping SMP Negeri 1 Gunung Talang, Kabupaten Solok, Kamis (13/10). Akibab kecelakaan tersebut, satu orang tewas dan tiga mengalami luka berat dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arosuka.
Kamis (13/10) pagi, mobil Avanza BA 1036 BF yang dikemudikan Eko Hartanto (31) beralamat di Perumnas Indarung Padang, tergelincir terjun masuk jurang sedalam 15 meter di jalan Solok-Padang KM 15 Kelok Pohon Beringin Jorong Aro Nagari Talang. Akibat kecelakaan maut tersebut, seorang korban meninggal dunia, dan tiga lainya mengalami luka berat dan ringan.

Informasi Rangkuman

Informasi yang dirangkum media ini dari TKP menyebutkan, korban tewas dalam musibah itu bernama Yurni (69) suku Minang alamat Indarung Padang. Korban tewas akibat luka-luka yang dideritanya, setelah mobil Avanza naas berwarna hitam yang ikut ditumpanginya itu, terguling lalu rebah kuda dengan posisi keempat roda menghadap keatas ditikungan maut Kelok Pohon Beringin Jorong Aro Nagari Talang.
Sedangkan korban luka-luka dalam musibah kecelakaan tunggal itu Darius (69) penumpang mobil dan Eko Hartanto (31) sang pengemudi mobil naas tersebut. Kemudian seorang luka lainya adalah pejalan kaki bernama Buyung (28) warga Jorong Koto Gaek Guguak, yang saat peristiwa itu terjadi sedang berjalan kaki disekitar lokasi kejadian.
Kapolres Solok AKBP Reh Ngenana didampingi Kasat Lantas polres Arosuka, AKP Anggara Rustamoyo mengatakan, saat peristiwa itu terjadi mobil Avanza yang dikemudikan Eko Hartanto meluncur dari arah Padang mmenuju kota Solok. Naas,  setibanya di Kelok Beringin Nagari Talang mobil kehilangan kendali saat meluncur ditikungan kelok pohon Beringin Talang itu, diduga akibat ruas aspal jalan yang licin usai diguyur rintik hujan gerimis.
Mobil Avanza itu, kemudian tergelincir dari ruas aspal jalan, dan menabrak besi pengaman pembatas jalan, sebelum kemudian akhirnya terperosok terjun masuk kedalam sebuah jurang kecil disisi kiri jalan dari arah Padang dekat kelok pohon Beringin itu. Petugas Sat Lantas Polres Solok dibantu warga sekitar, lalu mengevakuasi korban tewas dan luka-luka dari dalam mobil, untuk kemudian dibawa ke Puskesmas Talang yang berjarak 300 meter dari TKP. Sayangnya sesampai di Puskesmas Talang, korban Erni menghembuskan nafas terakhirnya. Sementara yang lain dirujuk ke RSUD Arosuka untuk perawatan lebih lanjut.
Di sis lain, hujan gerimis yang mengguyur kawasan sepanjang jalan Solok-Padang dari Salayo hingga Arosuka semakin memperlicin aspal jalan lintas Sumatera. Akibatnya, di hari bersamaan, satu unit truk Fuso BA 8418 CQ warna hijau juga terperosok ke dalam parit. Tepatnya di pendakian Sawah Ilia, Jorong Aro, Nagari Talang atau sekitar 1 Km dari lokasi tragedi Avanza maut dari arah Padang.
Selain di Talang, di hari yang sama juga terjadi kecelakaan maut truk Fuso yang  melaju dari arah Solok hendak ke Padang. Namun sewaktu menaiki jalan tanjakan, pengemudi mengalami masalah pada rem. Sehingga, mobil terpaksa dibanting ke kiri dalam posisi mundur. Beruntung, supir truk tidak mengalami luka-luka. Namun, akibat kejadian itu, bagian belakang truk fuso mengalami rusak parah. Tidak ada korban jiwa kaibab kejadian itu, namun truk mengalami rusak parah. Berselang tidak lama kemudian, sekitar pukul 14.30 Wib, satu unit mobil merek Honda CRV tanpa Nopol juga menerjuni sawah di kawasan jalan Solok-Padang, tepatnya di Kelok Sawah Tapi, Nagari Kotobaru, Kecamatan Kubung.

Dugaan kecelakaan

Dugaan kecelakaan tunggal ini lagi-lagi dipicu kondisi jalan licin. Beruntung pengemudi mobil tersebut berhasil keluar dengan selamat tanpa mengalami luka-luka. ‘Mungkin karena malu, supirnya langsung keluar dari mobil dan membuka plat nomor mobilnya,” sebut Ani wargaa setempat.
Kapolres Arosuka AKBP Reh Ngenana, menyebutkan bahwa  ruas jalan Solok-Padang memang terkenal licin dan berbahaya. Apalagi, saat kondisi hujan. “Saya berharap bahwa setiap pengemudi mobil ataupun pengendara motor agar terus waspada bila melintas di Jalan Solok-Padang mulai dari Bypass Salayo sampai Lubukselasih cukup licin saat hujan,” harap AKBP Reh Ngenana (wandy)

Bupati Pasbar Drs H Syahiran, MM Berhentikan Sementara Sekda

Bupati Pasbar
PADANGPOS.COM (Pasaman Barat)–Buah manis aksi massa  Masyarakat Pasaman Barat  bersatu menuntut Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman Barat agar mundur dari jabatannya beberapa waktu lalu. Bupati Pasbar, Drs.H. Syahiran, MM Resmi Berhentikan Sementara Sekretaris Daerah di Kabupaten itu.
“Pencopotan sementara Sekda Manus Handri ini, buah manis dari aksi yang dilakukan massa mengatasnamakan Masyarakat Pasaman Barat Bersatu beberapa waktu lalu. Masyarakat mendesak agar memecat Sekda Manus Handri, karena banyak perbuatannya yang melanggar aturan dan diluar kewenangannya sebagai Sekda,” kata Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran, membenarkan saat di konfirmasi melalui selulernya,   Rabu (25/5/2018).

Dikatakan Sekda Pasbar

Dikatakan Sekda Pasbar, Manus Handri resmi berhentikan sementara terhitung tanggal 21 Mei 2018, setelah keluar surat perintah pemeriksaan, sesuai aturan maka jabatan yang melekat padanya harus di tanggalkan.
“Iya benar diberhentikan sementara, Manus Handri setelah keluar surat perintah pemeriksaan, sesuai aturan maka jabatan yang melekat padanya harus ditanggalkan dulu,” kata Bupati.
Bupati membuat keputusan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, Pasal 27 angka 4 dengan alasan Sekda diduga melakukan pelanggaran disiplin tingkat berat.

Sesuai Keputusan Bupati

Sesuai Keputusan Bupati Pasaman Barat Nomor: 821.22/584/BKPSDM-2018 tentang Pemberhentian Sementara H. Manus Handri, SH dari Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat disebutkan, Bupati membaca surat perintah tugas Gubernur Sumatera Barat Nomor 700/440/Insp-SAU/2018 Tanggal 21 Mei 2018 tentang pelanggaran oleh H. Manus Handri. Di point dua ditulis Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Khusus Nomor 700/389/Ins-Sau/2018.
Bupati menimbang, pemberhentian sementara Sekda Manus Handri untuk kelancaran pemeriksaan terhadapnya atas dugaan pelanggaran disiplin terhadap pasal 27 angka 4 ancaman hukuman disiplin tingkat berat.
Adapun SK tersebut dikeluarkan Bupati tanggal 21 Mei 2018, dan mulai berlaku sejak SK dikeluarkan sampai ditetapkannya keputusan hukuman disiplin.
Sesuai bunyi pasal 27 PP Nomor 53 tahun 2010, pasal 1 berbunyi, Dalam rangka kelancaran pemeriksaan, PNS yang diduga melakukan pelanggaran disiplin dan kemungkinan akan dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat, dapat dibebaskan sementara dari tugas jabatannya oleh atasan langsung sejak yang bersangkutan diperiksa.
Angka 4 nya berbunyi, Dalam hal atas langsung sebagaimana dimaksud ayat 1 tidak ada, maka pembebasan sementara dari jabatannya dilakukan oleh pejabat yang lebih tinggi.
Pencopotan sementara Sekda Manus Handri merupakan buah manis dari aksi yang dilakukan massa mengatasnamakan Masyarakat Pasaman Barat Bersatu beberapa waktu lalu. Masyarakat mendesak Bupati Syahiran untuk memecat Sekda Manus Handri, karena banyak perbuatannya yang melanggar aturan dan diluar kewenangannya sebagai Sekda.
Dia sampaikan, untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda, Bupati Pasbar akan menunjuk Pelaksana Harian (Plh). “Tunggu dalam satu, dua hari ini, kita akan tetapkan pelaksana harian Sekda,” ujarnya.
Selain itu lanjunya, kendati hanya sebagai Plh., akan tetapi harus di isi orang yang pas dan cocok. “Berkualitas, berpengalaman, memenuhi dari sisi kepangkatan dan bisa merangkul semua, tidak ada dendam-dendam lagi. Tapi bagaimana kualitas dan profesionalitas terwujud,” katanya.(Arafat)

Tanda wanita selingkuh, Yuk Simak Tanda-Tandanya

tanda wanita selingkuh

PADANGPOS (Opini)-Ternyata selingkuh tidak hanya menjadi penyakit kaum pria, wanita juga berpotensi melakukan perbuatan tidak baik itu. Dilansir Huffington Post. Berikut tujuh tanda wanita selingkuh.

Berkumpul dengan teman Wanita.

Kebanyakan wanita akan beralasan bertemu dengan teman wanita jika mereka ingin pergi dengan pria lain. Apalagi jika mereka sering mengatakan alasan yang sama dan Anda tidak diperbolehkan untuk mengantar. Lebih baik Anda menghubungi temannya ketika istri Anda beralasan bertemu teman wanita.

Telepon

Jika Istri Anda pergi keluar ruangan, sering menyendiri, dan merubah nada bicaranya saat menerima telepon. Atau juga menjadi tidak nyaman berbicara di telepon saat bersama Anda. Hal itu bisa jadi adalah tanda wanita selingkuh.

Kontak Mata

Jika akhir-akhir ini istri Anda lebih sering menghindari kontak mata dengan Anda, dan tidak biasanya seperti itu. Hal itu patut dicurigai. Karena kebanyakan orang yang menyembunyikan sesuatu atau berbohong, melihat mata pasangan adalah hal yang berat, dan kebanyakan juga tidak bisa menghindari hal ini.

Mandi dan Pergi ke Pusat Kebugaran

Ada dua hal yang membuat istri Anda lebih sering mengunjungi pusat kebugaran. Yakni untuk menyenangkan pria barunya dengan merawat tubuhnya. Dan ingin bertemu dengan pria tersebut jika istri Anda tiba-tiba gemar mandi.

Parfum

Mungkin menggunakan parfum adalah hal yang paling mudah ditebak. Wanita yang jarang menggunakan parfum tetapi tiba-tiba sering menggunakan, bisa jadi itu adalah usaha mereka untuk terlihat maksimal dan wangi di hadapan pria lain.

Alkohol dan Rokok

Jika istri Anda bukanlah perokok apalagi peminum alkohol, lali di bajunya Anda mencium bau dua barang ini. Hampir dipastikan bahwa istri Anda telah berkencan dengan pria lain bahkan minum alkohol bersama.

Seks Berkurang

Jika tiba-tiba istri Anda jarang meminta melakukan hubungan seks, atau bahkan menolak saat Anda ajak bercinta. Itu menandakan adanya pengaruh lain di hidupnya. Bahkan bisa menjadi tanda dia sudah tidak tertarik secara seksual dengan Anda. Atau bahkan yang paling buruk adalah dia sudah terpuaskan oleh orang lain

Macam Macam Batik Nusantara dengan Filosofinya

Batik Nusantara

Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan secara terus menerus. Menariknya, batik sudah mendapat pengakuan dunia. Ada beberapa macam macam batik nusantara yang perlu Anda ketahui. Di setiap provinsi dan daerah, batik memiliki karakteristik yang berbeda.

Berbagai Macam Batik Khas Nusantara Paling Menarik

Perkembangan batik saat ini semakin berkembang secara pesat. bagaimana tidak, motif yang sebelumnya terlihat jadul dan kuno. Kini berubah menjadi lebih menarik dana modern. Di setiap daerah di Indonesia, motif kain batiknya tentu berbeda – beda. Bahkan juga dipengaruhi budaya lain.

Batik Asal Solo: Parang Kusumo

Salah satu batik Nusantara yang cukup populer hingga saat ini, yaitu dari kota Solo. Nama batik tersebut adalah Parang Kusumo. Pada umumnya, Solo mempunyai banyak sekali motif kain batik dalam bentuk klasik. Seperti batik satu ini, uniknya motif tersebut bergambar ombak lautan.

Motif dari batik Parang Kusumo ini, gambarnya seperti ombak di lautan yang senantiasa menghantam tebing beserta dengan karang tanpa mengenal kata lelah. Sesuai dengan motifnya, gambar batiknya memiliki. Maknanya, yaitu kehidupan harus berlandaskan dengan yang namanya perjuangan / usaha.

Batik Cirebon: Mega Mendung

Siapa yang tidak mengenal jenis kain batik satu ini? Motifnya sendiri sudah cukup populer dan terkenal sebagai warisan Nusantara, nama motif batiknya adalah Mega Mendung yang berasal dari Cirebon. Bentuk dari motif batik ini seperti pola – pola awan, bahkan polanya memiliki makna sendiri.

Pola awan yang terdapat pada motif batik Mega Mendung asal Cirebon ini, umumnya mempunyai makna dan filosofi yang sangat mendalam. Seperti adanya nilai kesabaran yang terselip di baliknya. Menariknya lagi, di dalam motif batik asal Cirebon ini harus ada tujuh gradasi warna sebagai pelapis.

Batik Asal Solo dan Yogyakarta: Sidomukti

Selian itu, ada jenis motif batik lain yang tidak kalah menariknya yaitu motif yang berasal dari kota Solo dan juga Yogyakarta. Motif tersebut sudah banyak masyarakat kenal dengannama Sidomukti. Menurut sejarahnya, batik Sidomukti ini termasuk ke dalam salah satu jenis batik dari keraton Solo.

Biasanya batik Sidomukti ini juga terbuat dari zat pewarna seperti soga alam. Umumnya warna soga atau bahkan cokelat yang terdapat pada kain motif batik asal Solo dan Yogyakarta ini, termasuk pembawaan warna yang paling khas dan termasuk batik klasik dengan tampilan asli serta tampak kuno.

Batik Pekalongan: Tujuh Rupa

Tidak kalah menarik dengan jenis motif batik dari daerah lain di Indonesia, batik tujuh rupa yang berasal dari Pekalongan ini juga sangat terkenal dan populer. Bahkan daerahnya sendiri sudah banyak masyarakat kenal sebagai pengrajin atau pusatnya batik khas Indonesia. Motifnya bervariasi.

Batik yang berasal dari Pekalongan ini, biasanya termasuk Batik Pesisir yang memiliki pembawaan warna begitu bervariasi. Ciri khas dari batik unik dan menarik satu ini adalah motifnya yang kaya akan gambar tumbuhan serta hewan. Motifnya bunga cerah, adanya garis / titik di setiap hasil kerajinan.

Batik Asal Rembang: Lasem

Jenis batik Nusantara berikutnya adalah batik lasem yang berasal dari daerah Rembang Jawa Tengah. Lasem ini biasanya banyak masyarakat kenal sebagai salah satu daerah yang di mana pertama kali menerima warga China datang. Lebih tepatnya terjadi di zaman Laksamana Cheng Ho.

Batik Lasem ini memiliki perbedaan dengan motif di daerah pesisir lainnya di Indonesia. Motif pada batik satu ini mempunyai pembawaan warna yang cukup mencolok. Bahkan juga mengombinasikan gaya yang selaras antara budaya China dengan daerah Jawa, itulah mengapa dijuluki akulturasi 2 budaya.

Batik Asal Cirebon: Singa Barong

Jenis batik yang berasal dari Cirebon bernama Singa Barong ini mempunyai maknanya sendiri, semua itu berdasarkan dengan nama dan juga sejarahnya. Mengingat nama dari Singa Barong ini termasuk ke dalam jenis binatang mitologi atau terkenal karena sungguh ajaib.

Di dalam budaya Jawa atau bahkan Bali sekali pun, kata dari Barong tersebut memang mempunyai arti ajaib. Sedangkan filosofi di balik itu semua, batik Singa Barong ini merupakan wujud dari berbagai simbol dengan sifat spiritual. Motifnya sendiri juga memiliki variasi dari berbagai macam budaya.

Batik Solo: Sidoluhur

Kota Solo seakan tidak pernah luntur dikenal oleh banyak masyarakat di seluruh Indonesia sebagai pengrajin batik terbaik. Hal tersebut terbukti dari adanya jenis batik bernama Sidoluhur. Motif semacam ini biasanya banyak dikenakan oleh para pengantin wanita, tepatnya di malam pertamanya.

Dalam bahasa Jawa, arti kata Sido itu adalah jadi atau menjadi. Sedangkan untuk kata Luhur, artinya yaitu terhormat atau bahkan bermartabat. Jadi, menurut filosofinya batik Sidoluhur ini telah bergabung menjadi 1 dengan makna doa sang pemakai. Supaya selalu sehat, baik jasmani / rohani.

Batik Tasikmalaya: Priyangan

Jenis batik selanjutnya datang dari Tasikmalaya, terkenal karena motifnya yang unik dan menarik. nama dari motifnya sendiri adalah motif Priyangan, umumnya memiliki ciri yang sangat khas. Terlihat dari coraknya yang begitu rapat, berkelas dan terlihat rapi.

Bahkan pada batik jenis Priyangan terdapat motif rumput dan juga tumbuhan lainnya, hal tersebut sudah termasuk identitas utamanya. Sedangkan untuk maknanya, motif batik ini lebih meggambarkan tentang semangat kesederhanaan, pluralis, terbuka dan terlihat imut ala wanita Sunda.

Seperti itulah beberapa penjelasan secara detail dan lengkap, mengenai informasi dari macam macam batik nusantara. Kini Anda telah mengetahui, bahwa jenis batik di seluruh Indonesia itu memiliki ciri khas dan maknanya sendiri.

 

 

SMPN 27 Sungai Sapih Terima Bantuan Buku Dari Yayasan Buddha

SMPN 27 Sungai
SMPN 27 Sungai Sapih Padang Senin (1/8), mendapat bantuan berupa berbagai jenis buku materi pelajaran dari Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Perwakilan Padang. Dalam penyerahan buku tersebut dihadiri Wakil Walikota, H. Emzalmi serta pihak terkait lainnya.

Wawako Emzalmi Menyampaikan

Wawako Emzalmi menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang berterima kasih dan mengapresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi yang melihatkan kepeduliannya seperti kali ini kepada SMPN 27 Sungai Sapih.

“Buku merupakan alat belajar yang menjadi kebutuhan wajib sebagai referensi yang perlu dimiliki oleh pihak sekolah dan murid. Untuk itu kami berterima kasih kepada Yayasan Buddha Tzuchi, yang telah memberikan berbagai jenis buku sesuai dengan standar pendidikan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan di SMPN 27 Sungai Sapih ini,” ucap Emzalmi.

Lalu Wawako melanjutkan, buku ini tentu bernilai penting melihat SMPN 27 adalah salah satu sekolah yang rawan terkena banjir selama ini. Sehingga kondisi itu mengakibatkan sebahagian buku-buku di sekolah ini telah banyak yang rusak akibat terendam air. Dan hal itu mengakibatkan murid tidak lagi mendapatkan buku-buku yang baik dan telah kekurangan buku.

“Untuk itu buku-buku ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dan kepada seluruh murid, marilah gemar membaca buku dan jangan dibiarkan saja buku tersebut disimpan dalam lemari atau di pustaka,” imbuhnya.

Ketua Yayasan Buddha Tzuchi Perwakilan Padang, Widya Kasuma juga menjelaskan Yayasan Buddha Tzuchi merupakan yayasan nirlaba lintas agama yang mempunyai cabang di 53 negara dan kanto pusatnya berada di Taiwan. Yayasan ini didirikan oleh seorang bhiksu bernama Master Cheng Yen yang misinya antara lain kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup dan budaya humanis.

“Jadi hari ini kami hadir di sini untuk melaksanakan misi pendidikan dengan membantu anak-anak sekolah di SMPN 27 Sungai Sapih. Dimana bantuan tersebut berupa buku-buku materi pelajaran di sekolah. Karena diketahui, buku-buku di sekolah ini telah banyak yang rusak karena terendam banjir,” jelas Widya Kasuma.
Dia melanjutkan, dana pembelian buku tersebut didapat dari partisipasi anak-anak sekolah seperti dari SMAN 1 Padang serta sekolah lainnya, dan juga partisipasi dari seluruh cabang Tzu Chi.

“Dimana mereka menabung dengan sisa-sisa uang belanja dan dikumpul hingga banyak. Maka itu kami juga berharap, para guru bisa memanfaatkan buku tersebut dengan sebaik-baiknya. Dan kepada para murid agar memanfaatkan buku tersebut dengan baik dan merawatnya sehingga tetap utuh,” tuturnya.

Setelah itu Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 27 Sungai Sapih, Al Rahim juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan semua pihak yang terlibat atas pemberian bantuan buku pelajaran sekolah kali ini.

“Alhamdulillah hari ini kita menerima bantuan berupa berbagai jenis buku sekolah yang sangat penting untuk proses belajar mengajar di sini,” tuturnya berterima kasih. (tf/dv)

Walikota Padang Titipkan Warga Minang ke Gubernur Jambi

Walikota Padang
Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo bersilaturahmi dan berhalal bi halal dengan seluruh warga Minang di Jambi, Jumat (29/7) malam. Warga Minang yang tergabung ke dalam Himpunan Masyarakat Minangkabau (HMM) Jambi itu dititipkan Walikota Padang kepada Gubernur Jambi.
“Atas nama Pemerintah Kota Padang kami titipkan masyarakat Sumbar yang ada di Jambi. Mudah-mudahan, insya Allah, Pak Gubernur yang jadi ‘niniak mamak’, Kalau ada yang salah tolong ditegur,” ujar Mahyeldi di depan Gubernur Jambi dan seluruh anggota HMM Jambi yang memadati Aula RRI Jambi.
Walikota mengatakan, peran orang rantau cukup besar. Tidak saja kepada rantau tempat ia menetap, akan tetapi juga bagi ranah (kampung).
“Mudah-mudahan dengan semangat perantau di sini akan menambah gairah dan kebaikan bagi Jambi sendiri,” tuturnya.
Mahyeldi tak memungkiri jika peran perantau cukup besar dalam pembangunan di ranah (kampung). Tanpa dukungan dari perantau, ekonomi di Sumatera Barat tidak akan menggeliat.
“Ketika perantau sukses di rantau, pasti akan membangun masjid. Karena masjid di dalam kehidupan masyarakat Minang menyatu dengan adat istiadatnya.
Walikota berharap, dengan digelarnya silaturahmi dan halal bi halal HMM Jambi ini akan memanjangkan umur perkumpulan tersebut. Serta akan memberi kesehatan bagi warga Minang di Jambi.

“Karena dari banyak perantau, ketika ada anak kemenakan yang datang dari kampung, maka organisasi itu akan memberi perhatian, dan HMM ini juga begitu,” sebutnya.

Sementara itu, Asisten I Pemerintahan, Asnawi AB mewakili gubernur Jambi mengatakan bahwa pihaknya cukup mengapresiasi kekompakan warga Minang di Jambi. Menurutnya hal ini mesti terus dipertahankan.
“Harapan Walikota Padang akan kami jawab dengan memberi perhatian kepada warga Minang di sini,” sebutnya.
Dalam silaturahmi dan halal bi halal itu, Walikota Padang beserta istri Ny Harneli Mahyeldi dan sejumlah Kepala SKPD didapuk untuk bernyanyi.
Dua lagu minang berhasil dinyanyikan di depan seluruh anggota HMM Jambi. Selain itu juga diberikan cenderamata kepada walikota dan gubernur. Malam itu, seluruh anggota HMM juga disuguhi tarian minang yang dibawakan sanggar tari “Tuah Sakato”.(tf/ch/mn)

Farewell Parade Pergantian Tongkat Komando Kapolres

Farewell Parade

PADANGPOS,COM (Sijunjung)—Upacara apel farewell parade tradisi pergantian Kepala Kepolisian Resort (Polres) Sijunjung, Polda Sumatera Barat yang digelar di halaman Mapolres Muaro Sijunjung, Jumat, 9 November 2018, berlangsung khidmad dan sukses.

Acara Fraewell

Acara Farewell ini rangkaian pergantian tongkat komando dari Kapolres Sijunjung dari AKBP Haji Imran Amir, SIK. MH kepada AKBP Driharto, SIK.

Rangkaian Acara Fraewell

Seluruh pasukan dari segala fungsi Polres Sijunjung itu turut dilibatkan dalam acara upacara Farewell tersebut termasuk ASN Polri.
Mulai dari, pasukan Polsek hingga jajaran Polres dan ASN  ikuti secara khidmad Farewell Parade Sertijab (serahterima jabatan) Kapolres Sijunjung itu.

AKBP Haji Imran Amir, SIK,MH dan AKBP Driharto, SIK berkesempatan menjadi inspektur dalam kegiatan upacara farewell tersebut. Sedangkan komandan upacara dipimpin Ipda Brata.

Pada farawell parade itu, AKBP Imran Amir dan Kapolres Sijunjung AKBP Driharto disambut disambut dengan tari gelombang, kalungan dan taburan bunga diserahkan polisi cilik dan bayangkari cilik.

AKBP Imran Amir, SIK, MH dilepas Kapolres  Sijunjung, AKBP Dhriharto bersama Wakpolres Kompol Suyanto dan PJU, Personil Polres dan ASN Polres Sijunjung dengan penuh haru.

Imran dan Ny dr Yolla Giovanna turut  menyambut Driharto  dan memperkenalkan para PJU dan kapolsek setelah itu mengantarkan ke ruangan kerja kapolres.

Sebelumnya, AKBP Driharto telah resmi menjabat Kapolres Sijunjung dan sudah aktif menjabat Kepala Polisi Nomor 1 di Sijunjung pada Senin (7/11/2018) setelah dilantik Kapolda Sumbar, Irjen Pol Drs Fakhrizal, MHum.

Drihato resmi menjabat Kapolres Sijunjung setelah Serah Terima Jabatan (Sertijab) dipimpin Kapolda Sumbar, Irjen Pol Drs Fakhrizal, MHum di ruang Rapat Utama (Rupatama) Mapolda Sumbar pada Senin (7/11/2018).

Farewell Parade Kapolres Sijunjung yang bertajuk Datang Mewariskan Kebanggan, Datang Menumbuhkan Semangat yang digelar di Lapangan Mapolres, Jalan M.Yamin Muaro Sijunjung pada Jumat (9/11/2018) itu berlangsung sukses dan khidmad. saptarius

Prof Dr Badrul Mustafa: Gempa Indonesia (di Padang) Bakal Lebih Besar dan Dasyat

Prof Dr Badrul Mustafa

Prof Dr Barul Mustafa Kemal pakar ahli gempa dari Universitas Andalas Padang menegaskan, prediksi tentang bakal terjadinya gempa besar dan dahsyat di Kota Padang, Badrul lagi.

“Kota Padang secara  geografis dan tioritis, memang berpotensi terjadinya gempa besar dan tsunami,” kata Prof Dr Badrul Mustafa Kemala ketika dihubungi Tabloid Bijak, Selasa 5 Mei 2015.

Menurut Badrul, gempa bersumber dari laut dan darat. Kalau yang dari laut disebut segmen Siberut dan segmen Sipora Pagai. “Periodenya terjadi dalam kurun waktu 200 sampai 300 tahun,” katanya.

Berdasarkan prediksi, sumber gempa yang dari segmen Siberut memang belum semuanya keluar dan baru sepertiga dan masih ada duapertiga lagi. “Gempa yang bersumber dari segmen Siberut ini, pernah terjadi 1797 tahun lalu dan apakah bakal terjadi lagi 2015 ini, bisa-bisa saja dan tapi tak seorang pun yang mampu memprediksi tanggal pastinya,” ujar pakar gempa ini.

Sedangkan yang perlu diwaspadai, kata Badrul, adalah sumber gempa dari darat, seperti segmen dari Sumani dan Suliki yang sulit diprediksi. “Secara tioritis, penyebab utama  gempa bumi dan tsunami akibat terjadi penumpukan energi di dalam perut bumi sehingga terjadi pergeseran lempengan permukaan bumi dan ketika energi tersebut mencari penyalurannya itulah yang menyebabkan getaran, baik yang berskala kecil hingga menghancurkan,” katanya. .

Bisa juga dikatakan, megathrust yang me­micu gempa besar dan tsunami, karena terjadinya benturan lempeng Indo-Australia, yang terus bergerak dibawah lempeng Sunda atau yang sering disebut Eurosia. Kemudian, kedua lempeng ini bergerak saling menekan satu sama lain, dengan kecepatan rata-rata 5,7 centimeter pertahun,” ujar Badrul lagi.

Kemudian kata Badrul, kemungkinan terjadinya gempa harus disikapi untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. “Kalau ada pakar dan peneliti menyebutkan bakal terjadinya gempa di Padang, itu bukan prediksi yang terbaru lagi, soalnya, prediksi bakal terjadinya gempa di Padang sudah sejak dulu,” tegasnya.

Begitu juga dengan prediksi peneliti GeoHazard yang mempeikrakan akan ada gempa besar di Padang, setelah gempa di Nepal  Sabtu, 25 April 2015 lalu yang katanya merupakan efek domino dari pola gempa yang terjadi beratus-ratus tahun silam.

Menurut prediksi awal, prediksi gempa setelah Nepal diperkirakan akan adagempa besar di daerah antara India dan Nepal. Ketika ditemui oleh TIME, koordinator regional GeoHazards International Hari Kumar mengatakan bahwa sebenarnya sulit untuk memprediksi kepastian gempa selanjutnya.
Namun, ia memperingatkan negara-negara sekitar Nepal, yaitu India, Pakistan, dan Bhutan akan tingginya risiko ‘tertular’ gempa. Hal tersebut dikarenakan aktivitas tektonik di bawah daerah itu yang masih rawan akan kejadian serupa.

Sementara, presiden GeoHazards Brian Tucker berpendapat bahwa negara-negara yang pelat tektoniknya sedang bermasalah adalah Amerika, Selandia Baru, Jepang, Turki (Istanbul), dan Chile.

“Yang membedakan adalah negara-negara ini sudah berantisipasi dengan struktur bangunan yang siap dan penduduk yang sudah diedukasi akan musibah besar itu,” jelas Tucker kepada TIME.
Ia lalu menambahkan prediksi gempa setelah Nepal, yaitudaerah-daerah yang menurutnya akan terjadi sesuatu yang mengerikan, yaitu Tehran (Iran), Karachi (Pakistan), Padang (Indonesia), dan Lima (Peru).(PRB/Serambi)

Toboh Gadang Jatim Semarakan Halal bi Halal IKKATOS 2019

Toboh Gadang
PADANGPOS.COM (Surabaya)—–Persatuan dan silahturahmi kenagarian Toboh Gadang di Surabaya yang tergaung dalam Ikatan Keluarga Kenagarian Toboh Gadang dan Sekitarnya (IKKATOS) semakin kukuh. Selain menggelar Halal bi Halal, IKKATOS juga konsisten melestarikan budaya dan falsafah yang berlandaskan “Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah”
Informasi terbaru disampaikan, Ketua Pelaksana Halal Bi Halal IKKATOS, M Nur Ipon, Senin (15/7), silahturahmi akbar masyarakat Toboh Gadang yang diselingi dengan hiburan rakyat berjalan sukses dan lancar atas dukungan Ketua Yayasan Gebu Minang Jawa Timur, Amrizall Zain Dt Rangkayo Mulie dan Ketua Gebu Minang Jawa Timur, Sumarzen Marzuki pada Sabtu (13/7) lalu di Rumah Gadang Jatim, Jl Gayung Kebonsari No 6.
“Kami menemukan pimpinan Gebu Minang Jatim yang peduli dengan organisasi yang berhimpun didalamnya, sehingga Halal bi Halal IKKATOS berjalan sesuai rencana,” kata  M Nur Ipon melalui whatsappnya.
Menurut Ipon, rata-rata masyarakat Toboh Gadang berprofesi pedagang rumah makan yang berasal dari berbagai macam suku, diantaranya Sikumbang, Koto, Panyalai, Guci, Piliang dan Jambak serta lainnya .
“Kami selalu menjadin hubungan kekeluargaan yang baik agar sesama orang Minang perantauan selalu membangun
para generasi penerus melalui berbagai kegiatan,” katanya.

Ketua Paguyubang Gebu

Ketua Paguyubang Gebu Minang Jatim, Sumarzen dan Ketua Yayasan Gebu Minang Jatim, Amrizal Zain Dt Rangkayo Mulia turut memberikan sambutan pada acara Halal bi Halal IKKATOS ini, selanjutnya diakhiri dengan sambutan Ketua IKKATOS, Zaidir Tayeb S, AG, M,Pd. Turut hadir juga para penasehat IKKATOS, H Tahar, Jamain Jambak, H Ali Akbar, Sudirman dan Buyung Timbul, Bakar dan Yunis Tanjung serta undangan lainya.
Sementara itu, Amrizal Zain Dt Rangkayo Mulia melalui ponselnya, Minggu (14/7) mengatakan keberadanaan Rumah Gadang Jatim memudahkan masyarakat Minang perantauan di Surabaya menjalin silahturahmi. Semakin sering paguyuban yang berhimpun di Gebu Minang memanfaatkan Rumah Gadang, membuat eksistensi Gebu Minang dirasakan ditengah paguyuban yang berhimpun.
“Paguyuban Minang yang ada harus memanfaatkan Rumah Gadang untuk meningkatkan persatuan. Organisasi paguyuban tingkat kenagarian, kecamatan hingga tingkat kabupaten , saya minta untuk menyemarakan Rumah Gadang dengan silaturahmi,” ujar Ketua Yayasan Gebu Minang Jatim itu. (Agusmardi
error: Content is protected !!