Gaji Arsitek yang Belum Banyak Dibuka ke Publik

Gaji Arsitek

Menjadi arsitek adalah impian banyak orang, karena disinyalir gaji arsitek cukup tinggi. Sehingga jaminan masa depan cerah di depan mata. Lalu kira-kira bener nggak sih, nilainya sangat fantastis untuk merancang satu buah gedung saja?

Arsitek adalah profesi yang membuat rancangan bangunan sekaligus mengawasi jalannya konstruksi. Selain itu sisi estetika sebuah desain bangunan sepenuhnya berada dalam tanggung jawab seorang arsitek. Sehingga untuk bisa berkarier biasanya harus memilki lisensi dahulu sebagai syarat mutlak.

Besaran Gaji Arsitek

Untuk mendapatkan lisensi seorang arsitek harus menyelesaikan kuliah arsitektur selama 4 tahun. Setelah itu satu tahun berikutnya menjalani program profesi arsitek selama satu tahun dan program magang dua tahun. Namun setelahnya tak serta merta mendapatkan lisensi, harus lolos ujian lisensi arsitek dulu.

Memang tidak mudah untuk menjadi seorang arsitek, banyak jalan yang harus dilalui. Namun sebanding dengan hasil yang akan didapatkan. Karena gaji arsitek cukup menjanjikan setelah memiliki jam terbang dan profesionalitas. Dari kisaran ratusan hingga miliaran rupiah bisa didapatkan.

Standar Gaji Arsitek Di Indonesia:

Fresh Graduate

Arsitek yang baru saja menyelesaikan kuliahnya atau pemula, memiliki standard gaji RP 4,3 juta. Cukup besar untuk seseorang yang baru memulai pekerjaan.

Entry Level

Pada tahap ini arsitek bisa memiliki gaji  hingga Rp 7 juta. Namun untuk mendapatkan gaji sebagai karyawan arsitek entry level, harus memiliki pengalaman minimal 1-2 tahun.

Manajer Level

Kalau sudah sampai di level direktur dan manajer, arsitek memiliki gaji yang lumayan besar. Berada di kisaran Rp 15 juta sampai Rp 50 juta perbulan.

Professional Level

Ketika sudah memiliki nama dan jaminan hasil kerja yang tinggi. Seorang arsitek tidak memiliki batasan pendapatan. Bisa memasang puluhan hingga ratusan juga per proyek sesuai dengan perundingan kerja sama.

Namun list di atas tidaklah mutlak, semua tergantung dari pendidikan dan pengalaman kerja. Selain itu portfolio dan perusahaan tempat bekerja juga faktor keberuntungan turut menentukan besaran gaji dari seorang arsitek profesional.

Faktor lain yang menentukan gaji arsitek selain pengalaman juga jenis proyek yang dikerjakan. Semakin sulit dan rumit biasanya imbalannya sangat besar. Sesuai dengan perkembangan infrastruktur Indonesia yang terus berkembang, masa depan sebagai arsitek semakin cerah. Adapun jika Anda menginginkan jasa arsitek Jogja, Anda bisa mampir ke JAPDESAIN.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!